Minggu, 29 April 2012

Kutukan Janin Aborsi


Sebagian ulama ahli sufi menerangkan:
“Setelah di gugurkan ibunya,roh janin korban aborsi di tempatkan di alam mizan/surga mijazi yg kenikmatan nya setara dgn seorang ahli sodakoh.Di alam inilah mereka berdoa agar Allah SWT, tidak membukakan pintu surga untuk para ibu yang durjana…”
Dengan kekuasaan Nya,ruh janin aborsi di berikan daya ingat yg panjang hingga hari akhir, tentang apa yg pernah di perbuat ibu kandungnya atas segala kekejaman yg pernah di perbuat. Dengan maksud, setelah kematian nya nnti,para ibu dpt menyaksikan akan janjiNya,tentang pedihnya api neraka.
Janin aborsi akan terus menuntut & mengutuk para ibu yang tega membunuh mereka. Dan selalu berdoa Kepada Allah SWT,tuk menempatkan ibu mereka di neraka jahanam selama jutaan tahun.
Karya Syekh Sanusi Hadrotul Maut:
“Sesungguhnya tiada harapan bagimu wahai ibu,yg dengan sengaja membunuh anak kandungmu sendiri. Allah akan membantaimu dengan api neraka yang terbuat dari lelehan timah panas selama jutaan tahun lamanya,badan serta tulangmu akan hancur menjadi arang yg membara sebanyak 1000 kali setiap detik waktu berjalan. Dan ini semua pasti terjadi setelah nyawamu lepas dari kandung badan”
Sang janin akan berdoa dgn suara lantang “Ya Allah jgn hentikan siksamu kepada ibu laknat yg telah membunuhku.Pedih yg dia terima tdk sebanding dgn kepedihanku sebagai manusia yg seutuhnya.Aku seharusnya menikmati alam dunia atas keagungan yang Kau ciptakan. Namun dengan kelaknatan ibuku,secuilpun aku tak di tempatkan sebagai manusia,melainkan di bunuh dan di telantarkan begitu saja. Ya Allah demi keagunganmu,siksalah orang itu selamanya”
Menurut Imam Bani Hasyim,ketika beliau di perlihatkan alam mizan oleh Alloh SWT, Kala itu beliu mengahampiri sekrumunan janin aborsi sedang bermain penuh canda tawa.
“Wahai anak-anak yang di ridhoiNya,bagaimana kau sampai disin menghuni alam penuh kenikmatan? Betapa bahagianya para ibu yg telah melahirkan hingga kalian semua masuk dalam ridhoNYa”
Mendengar perkataan tersebut,semua anak berpaling kepadanya dgn mimic wajah yg emosional. “Wahai ketahuilah sang waliyulloh! Ibuku adl bagian dri laknatullloh, dan Demi Dzat yg menciptakan aku,aku bersumpah untuk terus berdoa kepadaNya agar ibuku di siksa slamanya. Ketahuilah! Kami di sini adl  ank yg tiada pernah mendapatkan kasih sayang dari ibu kandung sendiri. Bahkan kami belum pernah merasakan nikmatnya alam dunia,karna kelaknatan sang ibu yg tlah tega membunuh kami sebelum kesempurnaan kami tercipta” jelas sang anak.
“Jangan kau pikir aku di tempat penuh kenikmatan,akan melupakan kejadianku di alam kandungan.Sesengguhnya Allah SWT telah memberiku kelipatan akal tuk trus mengingat apa yg pnh ibu kandungku lakukan,karna semua itu  adalah bagian dari kelaknatan sifat setan, dan akhirnya ku sendiri yang mengusulkan kepadaNya,tuk menyiksa orang” yg seharusnya mengasihi aku,mlah menbunuhku dgn biadab” tambah si anak.
Tanpa sadar Bani Hasyim tersungkur dan berdoa” Ya Allah,engkau maha pengampun,maka sadarkanlah para ibu” yg tlah membunuh anak” tak berdosa ini.Sesungguhnya engkau Dzat pengampun bagi seluruh umat Muhammad SAW.Aku tak kuat mendengar dgn apa yg di ucapkan oleh anak tadi, yang terus memohon kepadMu,agar ibu yg tlah membunuhnya di siksa tuk slamanya.” Belum Bani Hasyim selasai meneruskan kalimatnya,tiba” salah satu dri ank” tersebut berkata dengan lantang” jangan kau campuri urusanku dgn doamu,walau kemustajabahanmu telah merubah amal seseorang di lauhmahfud. Aku sebagai anak yg di sisihkan akan menutup jalan surga tuk ibuku,agar tidak sedikitpun mendapatkenikmatan. Sesungguhnya Alloh akan mengadili bagi orang” yg telah menghianati anaknya sendiri.” Mendengar keterangan ini Bany Hasyim pingsan, karna tak kuat menahan keagungan dari sebuah pernyataan bocah yang teraniaya.
Lantas bagaimana dgn ibu” pengarbosi yg secara lahir batin ingin bertobat. Adakah setitik cahaya untuk menyelamatkan hidup mereka dari api neraka..?

Rabu, 04 April 2012

Wanita









Ketika wanita menangis,
itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya,
melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.

Ketika wanita menangis,
itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya,
melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya.

Ketika wanita menangis,
itu bukan karena dia ingin terlihat lemah,
melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura-pura kuat.

Mengapa wanita menangis?
Karena wanita juga seorang manusia yang memiliki perasaan.

Wanita tidak pernah menuntut banyak kecuali pengertian.
Kadang wanita terlihat manja, banyak maunya,
atau mungkin di mata pria, wanita hanyalah makhluk yang menyusahkan.

Tapi ketahuilah,
wanita masih tetap berdiri tegar meski pria telah menghantamnya dengan banyak rasa sakit yang mendera.
Wanita masih tetap seperti orang yang sama,
ketika pria berusaha pergi dan menghindar lantas datang kembali membawa asa.
Meski wanita terlihat tidak peduli, meski wanita terlihat mengacuhkan,
tapi percayalah jauh dilubuk hatinya, wanita punya sejuta doa untuk pria.

Karena wanita ditakdirkan untuk berpasangan, tidak untuk menjalani kesendirian.

Wanita memang selalu tampak berlebihan dalam mengeksplorasi perasaannya, itulah mengapa anak selalu terlahir dari rahim kaum wanita. Karena Tuhan ciptakan ruang luas di bawah hati wanita untuk tempat bernaungnya hasil-hasil cinta.

Karena ya, lagi-lagi wanita, dimana Tuhan menakdirkan wanita sebagai makluk yang akan selalu terlihat lemah